Logo Heal

ART, MONEY & TECHNOLOGY

Art, Money & Technology

Nggak Hanya Soal Spiritual, Puasa Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Finansial

Nggak Hanya Soal Spiritual, Puasa Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Finansial

Oleh :

Puasa di bulan Ramadan memiliki makna yang sangat dalam. Seperti yang kita pahami HEALMates, hakikat puasa Ramadan sejatinya adalah latihan pengendalian diri. Selama ini, puasa kerap dipahami sebatas menahan lapar, haus, dan hawa nafsu. Padahal, ada aspek pengendalian lain yang tak kalah penting untuk disadari, yaitu kemampuan mengelola pengeluaran. 

Itulah mengapa, makna puasa di bulan Ramadan nggak hanya soal ibadah spiritual, tapi juga soal menjaga kesehatan finansial. Agar lebih jelas memahami manfaat puasa untuk kesehatan finansial, yuk baca selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Puasa sebagai Latihan Mengendalikan Konsumsi

Ramadan sering jadi momen yang pas buat reset banyak hal, termasuk soal keuangan. Pola hidup yang berubah, jam makan dibatasi dan aktivitas yang lebih teratur, secara nggak langsung bikin kita lebih aware sama kebiasaan konsumsi sehari-hari ya, HEALMates. Kita jadi belajar, mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang cuma keinginan sesaat.

Puasa juga mengajarkan kita soal self-control dalam urusan belanja. Nggak semua promo harus diambil, nggak semua keinginan harus langsung dituruti. Menahan pengeluaran impulsif dan mulai membedakan kebutuhan versus keinginan adalah nilai puasa yang sering luput disadari, padahal dampaknya besar untuk kondisi finansial. Karena itulah, puasa nggak cuma soal menguatkan spiritual, tapi juga bisa jadi latihan agar keuangan kita lebih sehat. Menahan diri hari ini, termasuk soal uang bisa jadi bekal penting buat hidup yang lebih stabil dan tenang di masa depan.

Dari sudut pandang ekonomi, konsumsi adalah penggerak utama roda perekonomian. Namun konsumsi yang tidak terkendali justru sering berujung pada masalah finansial pribadi, mulai dari utang menumpuk, tabungan minim, dan stres yang berkepanjangan. Dengan berpuasa, kita sejatinya sedang melatih diri untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Saat berpuasa, seseorang belajar bahwa tidak semua dorongan harus langsung dipenuhi. Prinsip ini sangat relevan dalam pengelolaan keuangan. Tidak semua keinginan belanja harus dituruti, tidak semua tren perlu diikuti.

Secara tidak langsung, puasa mengajarkan konsep ekonomi dasar:, opportunity cost. Ketika kita memilih menahan konsumsi hari ini, ada peluang lebih besar untuk menggunakan sumber daya tersebut demi tujuan jangka panjang, seperti tabungan, investasi, atau dana darurat.

Menekan Pengeluaran Meningkatkan Kesadaran Finansial

Selama Ramadan, pola belanja sering berubah. Waktu makan yang terbatas membuat pengeluaran harian seharusnya bisa lebih terkontrol. Nah, godaannya justru muncul ketika belanja untuk berbuka puasa. Tak sedikit yang tergelincir pada belanja berlebihan saat berbuka karena lapar mata. Namun, di sinilah letak tantangannya. Jika dijalani dengan kesadaran, puasa bisa membantu kita mengurangi pengeluaran impulsif, lebih terencana dalam berbelanja, hingga mengevaluasi kebiasaan konsumsi sehari-hari. 

Puasa dan Disiplin Keuangan

Dalam mengelola keuangan, disiplin adalah kunci utama kesehatan finansial. Nah, saat puasa di bulan Ramadan, kita sebenarnya sedang latihan untuk disiplin secara konsisten, dari waktu sahur hingga berbuka, dari hari pertama hingga akhir Ramadan. Jadi, akan lebih baik selama Ramadan, kita juga punya pengelolaan keuangan yang disiplin, mulai dari membuat anggaran Ramadan, menghindari godaan belanja di luar rencana, hingga mengalokasikan budget khusus untuk bersedekah. 

For your information HEALMates, puasa juga bisa membentuk kebiasaan delayed gratification lho, yaitu kemampuan menunda kesenangan demi manfaat yang lebih besar di masa depan. 

Puasa sebagai Momentum Evaluasi Finansial

HEALMates juga bisa menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk evaluasi finansial. Momentum ini sangat berharga untuk memperbaiki pola keuangan, menyusun ulang prioritas, dan membangun hubungan yang lebih sehat dengan uang. 

Ramadan mungkin hanya berlangsung sebulan, tapi pelajarannya bisa terasa jauh lebih lama. Di bulan ini, kita diajak menyadari bahwa hidup sebenarnya bisa dijalani dengan lebih sederhana. Cukup sahur dan berbuka, tanpa harus serba wah. Justru sering kali, hidangan yang paling sederhana terasa jauh lebih nikmat karena disantap dengan rasa syukur. Nilai ini relevan banget dengan urusan keuangan.

Nilai puasa juga nggak seharusnya berhenti saat Ramadan usai. Prinsip menahan diri, disiplin, dan kesadaran konsumsi bisa diterapkan sepanjang tahun. Di tengah situasi ekonomi yang naik dan turun seperti hari ini, kemampuan berkata “cukup” adalah bentuk kekayaan tersendiri.

Puasa mengajarkan bahwa kesejahteraan finansial bukan soal seberapa besar penghasilan, tetapi seberapa bijak kita mengelolanya. Dengan menanamkan nilai puasa dalam kehidupan ekonomi sehari-hari, kita tidak hanya menjaga kesehatan dompet, tetapi juga ketenangan batin.

Pada akhirnya, puasa mengingatkan kita bahwa ekonomi yang sehat berawal dari manusia yang mampu mengendalikan dirinya sendiri. Selamat berpuasa, HEALMates!

Bagikan :
Nggak Hanya Soal Spiritual, Puasa Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Finansial

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa