Logo Heal

ART, MONEY & TECHNOLOGY

Art, Money & Technology

Mengenal Sudjana Kerton, Seniman Indonesia yang Mengaku Diculik Alien dan Pamerkan Kisahnya Lewat Lukisan

Mengenal Sudjana Kerton

Oleh :

Pernah dengar cerita seniman yang mengaku “diculik” makhluk asing lalu menuangkan pengalaman itu ke kanvas? Di Indonesia, kisah itu terkait dengan nama besar dalam seni rupa modern. Ia adalah Sudjana Kerton. Selain dikenal karena lukisan-lukisan perjuangan dan keseharian rakyat, nama Kerton juga pernah muncul dalam narasi yang lebih misterius, yakni pengalaman bertemu UFO dan klaim penculikan yang, menurut keluarga dan catatan tertentu, terjadi pada akhir 1970-an. 

Cerita ini kembali muncul ke publik ketika karya-karya bertema pengalaman itu dipamerkan dan didiskusikan di beberapa pameran beberapa waktu lalu. 

Dari Pelukis Pejuang ke Kisah yang Tak Biasa

Sudjana Kerton (1922–1994) rupanya punya tempat kuat dalam sejarah seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai pelukis yang merekam momen-momen revolusi dan kehidupan rakyat dengan gaya ekspresif dan penuh humanisme. 

Setelah menimba pengalaman seni di luar negeri, Kerton kembali ke Indonesia dan terus berkarya, namun salah satu kisah pribadinya yang paling mengejutkan adalah klaim tentang pengalaman tak biasa dengan objek terbang tak dikenal (UFO) di rumahnya di kawasan Dago, Bandung. 

Kisah penculikan alien yang dialami Sudjana Kerton telah lama dikenal publik dan terdokumentasi dalam buku Tafakur di Galaksi Luhur karya almarhum Dedy Suardi. Selain itu, narasi tersebut juga dituliskan dalam sebuah artikel yang dipajang di salah satu sisi stan galeri milik Tjandra Kerton, berjudul “Ringkasan Ingatan Tjandra Kerton tentang Penculikan Sudjana Kerton oleh Alien di Bandung.”

Kisah penculikan ini bukan sekadar gosip, putra Kerton, Tjandra Kerton. Dalam sejumlah catatan lokal dan publikasi alternatif pada 1978 (atau akhir 1970-an menurut beberapa sumber) Sudjana menyampaikan pengalaman bertemu makhluk berkepala besar bermata hitam dan dibawa ke suatu tempat yang terasa “bukan Bumi”. 

Narasi ini pernah tertuang dalam tulisan dan buku-buku yang membahas fenomena UFO lokal serta tercatat dalam materi pameran yang memajang karya-karya bertema pengalaman tersebut. Beberapa lembaga dan komunitas UFO di Bandung juga sempat mengoleksi kesaksian dan dokumen terkait klaim ini. Namun, perlu dicatat bahwa klaim semacam ini cenderung didokumentasikan pada sumber populer, catatan keluarga, dan kumpulan cerita fenomena, bukan hasil verifikasi ilmiah. 

Melukis Pengalaman, dari Transendensi ke Bahasa Visual

Pasca peristiwa tersebut, Sudjana menuangkan pengalamannya ke dalam empat lukisan bertema UFO. Salah satunya adalah lukisan cat minyak berjudul Dreaming of UFOs, yang menggambarkan adegan pendaratan pesawat asing beserta jejak kaki yang tertinggal di permukaan tanah. Jejak tersebut sempat dibuatkan cetakan dari gips, meski kini keberadaannya tidak lagi diketahui.

Meski demikian, Tjandra Kerton meyakini dokumentasi berupa foto-foto cetakan itu masih tersimpan. Kisah tersebut juga pernah didengar oleh seorang tetangga mereka, almarhum Dedi Suardi, pengamat UFO yang dikenal memiliki teleskop pribadi, yang mendapatkan cerita langsung dari Sudjana.

Ketua BETA UFO, Mohammad Reza Wardhana, menilai pengalaman yang dialami Sudjana sebagai peristiwa yang tidak biasa. Menurutnya, kisah tersebut mencakup elemen penculikan, pemeriksaan medis, hingga perjalanan mengelilingi planet lain bersama makhluk asing.

Ia menambahkan, pola pengalaman seperti ini kerap muncul dalam berbagai laporan penculikan alien di berbagai belahan dunia. Para individu yang mengalaminya sering kali mengaku dibawa, diperiksa secara medis, menerima pesan-pesan tertentu, lalu dikembalikan ke Bumi.

Apa yang menarik adalah cara pengalaman ini “dipentaskan” lewat karya seni. Beberapa lukisan dan karya yang dipamerkan menampilkan simbol-simbol dan suasana yang mengisyaratkan pengalaman lain duniawi, seperti bentuk-bentuk kristal, lanskap asing, atau figur yang tampak tak manusiawi. Bagi sang seniman dan bagi keluarga yang merawat warisannya, berkarya tentang pengalaman itu bisa dibaca sebagai upaya memproses pengalaman traumatik. Bisa juga jadi cara mencari makna transendental yang sulit diungkap kata-kata. 

Soal Kebenaran dan Interpretasi Seni

Kisah Sudjana Kerton tentang UFO dan penculikan tentu masih memicu perdebatan antara pengalaman subyektif, budaya populer, dan penelitian ilmiah. Di sisi lain, dunia seni sering memberi ruang pada pengalaman pribadi, simbolisme, dan interpretasi, namun di sisi lain klaim tersebut tidak bisa langsung dibenarkan tanpa pembuktian. Meski demikian, dari sisi seni, karya Sudjana Kerton menjadi unik karena dengan narasi yang berasal dari kisah tak biasa sehingga membentuk sebuah identitas tersendiri. Hingga akhirnya, narasi tersebut diwariskan oleh keluarga sang seniman. 

Terlepas dari posisi kebenaran klaimnya, cerita ini membuka perbincangan tentang bagaimana pengalaman pribadi bisa menjadi bahan bakar kreativitas dan cara untuk mengkomunikasikan sesuatu yang sulit diucapkan. 

Menarik sekali ya, HEALMates? (RIW)

Bagikan :
Mengenal Sudjana Kerton

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa