Logo Heal

FASHION & BEAUTY

Fashion & Beauty

Kenapa Pakaian Hitam Identik dengan Berkabung? Ternyata Karena Ini

Kenapa Pakaian Hitam Identik dengan Berkabung?

Oleh :

Saat pergi ke pemakaman atau berkunjung ke keluarga yang sedang berduka, kebanyakan dari kita pasti menggunakan pakaian berwarna hitam ya, HEALMates. Warna hitam memang identik dengan berkabung dan situasi duka. 

Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya HEALMates, kenapa harus hitam? Kenapa bukan putih, biru, atau warna lain? Ternyata jawabannya berkaitan dengan sejarah dan budaya, lho. Yuk, simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Hitam sebagai Simbol Kehilangan dan Kekosongan

Secara simbolik, hitam sering diasosiasikan dengan ketiadaan cahaya, kehampaan, dan akhir dari sesuatu. Dalam banyak budaya Barat, hitam dipandang sebagai warna yang “menyerap” segalanya, termasuk kegembiraan. Itulah mengapa warna ini sering dianggap mewakili duka dan kehilangan.

Saat seseorang berduka, hidup memang terasa seperti kehilangan warna. Dalam konteks ini, mengenakan hitam menjadi semacam bahasa visual, sebuah cara diam-diam untuk mengatakan, aku sedang berduka.

Asal-usul Warna Hitam dalam Tradisi Berkabung

Setelah memahami makna simbolik warna hitam, menarik juga HEALMates untuk menelusuri bagaimana warna ini akhirnya menjadi identik dengan pakaian berkabung dan upacara pemakaman. Tradisi tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk melalui sejarah panjang yang dipengaruhi budaya, kekuasaan, dan nilai keagamaan.

1. Jejak Tradisi dari Inggris dan Amerika

Penggunaan warna hitam dalam konteks berkabung telah dikenal sejak ratusan tahun lalu. Di Amerika Serikat, praktik mengenakan pakaian hitam saat pemakaman mulai banyak digunakan pada akhir abad ke-18, sekitar tahun 1790. Saat itu, warna hitam dipilih sebagai simbol visual untuk mengekspresikan kesedihan dan kehilangan secara kolektif.

Namun, pengaruh terbesar datang dari Inggris, khususnya pada masa pemerintahan Ratu Victoria (1837–1901). Setelah wafatnya sang suami, Pangeran Albert, pada tahun 1861, Ratu Victoria mengenakan busana hitam sebagai tanda duka mendalam. Ia bahkan terus mengenakan pakaian hitam sepanjang sisa hidupnya. Hal ini kemudian menjadi rujukan sosial, sehingga masyarakat Inggris mengadopsi warna hitam sebagai busana yang pantas dan sopan dalam masa berkabung.

Dari Inggris, kebiasaan ini menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi norma yang diterima secara luas. Hingga kini, meskipun tidak selalu diwajibkan, warna hitam tetap sering diasosiasikan dengan upacara pemakaman, termasuk di Indonesia.

2. Simbol Penghormatan dan Kesetaraan

Selain melambangkan duka, warna hitam juga dipandang sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi orang yang telah meninggal. Pada masa lampau, khususnya di Amerika Serikat, pakaian hitam kerap dikenakan untuk mengenang tentara dan pahlawan yang gugur di medan perang. Nuansa gelap pada warna hitam dianggap mencerminkan keberanian, keteguhan, dan pengorbanan.

Seiring waktu, makna ini berkembang. Sekitar tahun 1920, penggunaan warna hitam dalam pakaian pemakaman di Amerika mulai bersifat lebih inklusif dan tidak terbatas pada kelompok tertentu. Warna hitam dipahami sebagai simbol kesetaraan, bahwa setiap manusia, tanpa memandang latar belakangnya, layak mendapatkan penghormatan yang sama saat berpulang.

Bentuk penghormatan ini juga kerap diwujudkan melalui dukungan moral maupun material dari keluarga dan kerabat, sebagai bagian dari solidaritas sosial dalam menghadapi kehilangan.

Bahasa Nonverbal yang Dipahami Bersama

Menariknya, pakaian hitam juga berfungsi sebagai bahasa sosial tanpa kata. Saat seseorang mengenakan hitam di acara duka, orang lain otomatis memahami situasinya tanpa perlu penjelasan.

Warna hitam seakan memberi jarak yang sopan. Ia tidak mencolok, tidak meminta perhatian, dan tidak “mengganggu” suasana. Dalam konteks berkabung, hal ini penting karena fokusnya bukan pada individu, melainkan pada penghormatan terhadap seseorang yang telah pergi.

Sementara itu, dari sisi psikologis, warna hitam memberi kesan stabil, tenang, dan terkendali. Saat emosi sedang rapuh, warna ini justru membantu menciptakan perasaan aman dan terlindungi. Hitam juga sering dipilih karena sifatnya yang netral. Ketika seseorang sedang berduka, mereka cenderung tidak ingin mengekspresikan emosi secara berlebihan. Pakaian hitam menjadi “perisai emosional” yang memungkinkan seseorang tetap hadir tanpa harus menjelaskan perasaannya.

Apakah Semua Budaya Menggunakan Hitam?

Perlu dipahami HEALMates, bahwa tidak semua budaya memaknai duka dengan warna hitam. Di beberapa negara Asia, seperti China dan India, warna putih justru identik dengan berkabung. Putih melambangkan kemurnian, pelepasan, dan siklus hidup yang kembali ke awal.

Sementara itu, dalam Islam banyak ulama yang sepakat bahwa makruh hukumnya jika seseorang melayat ke tempat berduka dengan mengenakan pakaian hitam. Adapun warna hitam hanya diperbolehkan dikenakan oleh suami atau istri yang ditinggal berpulang. Beberapa ulama berpendapat bahwa menggunakan pakaian hitam dikhawatirkan bisa menunjukkan seseorang tidak ikhlas dan ridha dengan kematian, yang sama juga maknanya dengan tidak menerima keputusan Allah SWT. 

Meski demikian, hukum secara keseluruhan untuk memakai pakaian hitam ketika bertakziyah dikembalikan kepada niat pemakainya. Yang terpenting adalah tidak menganggap bahwa pakaian hitam menjadi sebuah kewajiban orang saat bertakziyah. Kita juga boleh saja menggunakan baju berwarna selain hitam untuk takziyah selama niatnya benar dan tidak berlebih-lebihan. 

Perbedaan ini tentu menunjukkan bahwa warna duka sangat dipengaruhi oleh nilai budaya, keyakinan, dan cara masyarakat memandang kematian. Namun, di banyak negara modern, terutama yang terpengaruh budaya Barat, hitam tetap menjadi simbol duka yang paling umum.

Nah, itulah penjelasan kenapa pakaian hitam identik dengan berkabung yang bisa HEALMates jadikan referensi. Meski demikian, pada dasarnya tidak ada aturan formal yang mewajibkan pakaian hitam saat berkabung. Jadi, semuanya memang tergantung pada keyakinan, niat, budaya, dan tradisi masing-masing ya, HEALMates. (RIW)

Bagikan :
Kenapa Pakaian Hitam Identik dengan Berkabung?

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

halo@heal-sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa