John Nash, seorang matematikawan brilian yang diangkat ke popularitas melalui film “A Beautiful Mind,” dan diperankan dengan baik oleh aktor Russel Crowe hingga mendapatkan Oscar, memiliki kehidupan yang penuh dengan pencapaian luar biasa, tetapi juga cobaan yang sulit terkait dengan kondisi kesehatan mentalnya.
Kehidupan Awal
Nash lahir pada 13 Juni 1928, dan bakat matematikanya yang luar biasa muncul pada usia dini. Ia memenangkan beasiswa penuh untuk belajar di Universitas Carnegie Mellon dan kemudian melanjutkan studinya di Universitas Princeton.
Kontribusi Matematis
Pada tahun 1950, Nash mempublikasikan karyanya yang terkenal, “Non-Cooperative Games,” yang membentuk dasar teori permainan modern. Kontribusinya yang luar biasa ini membuatnya meraih Penghargaan Nobel dalam Ilmu Ekonomi pada tahun 1994.
Perjuangan dengan Schizophrenia
Namun, di balik kesuksesannya yang cemerlang, Nash juga mengalami perjuangan yang mendalam dengan schizophrenia. Schizophrenia adalah gangguan mental yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Bagi Nash, gejala ini muncul pada awal dewasanya.
Schizophrenia mempengaruhi hubungannya dengan dunia sekitarnya. Ia mengalami halusinasi, delusi, dan ketidakmampuan untuk memproses informasi dengan benar. Meskipun memiliki kecerdasan matematis yang luar biasa, kondisi kesehatan mentalnya membuatnya sering kali kesulitan membedakan antara realitas dan imajinasi.
Dukungan dan Pemulihan
Selama beberapa tahun, Nash hidup dalam isolasi, terpisah dari dunia akademis dan sosial. Namun, melalui dukungan keluarganya dan perawatan medis yang intensif, ia mengalami pemulihan yang menakjubkan. Pengobatan dan terapi membantunya mengendalikan gejala schizophrenia.
Warisan dan Inspirasi
John Nash meninggal dunia pada 23 Mei 2015, tetapi warisannya sebagai matematikawan dan wawasan yg ia berikan tentang schizophrenia tetap hidup. Kehidupannya menginspirasi banyak orang untuk memahami bahwa keberhasilan dan perjuangan dapat bersamaan, dan bahwa kesehatan mental adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidup.
Pada akhirnya, kisah John Nash menunjukkan bahwa, bahkan di tengah ketidakpastian dan tantangan, ada harapan dan kekuatan untuk bangkit dan meraih kembali makna hidup.
Semoga artikel ini memberikan wawasan tentang perjalanan hidup yang luar biasa dan perjuangan John Nash melawan schizophrenia.

