Logo Heal

ART, MONEY & TECHNOLOGY

Art, Money & Technology

Intip Tren VR exhibitions, Metamorfosa Galeri Seni di Era Teknologi

Intip Tren VR exhibitions, Metamorfosa Galeri Seni di Era Teknologi

Oleh :

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, pameran seni saat ini tidak lagi sebatas ruang putih berlampu terang dengan kanvas tergantung di dinding. Tren baru kini telah hadir yakni Virtual Reality (VR) Exhibition, di mana kamu bisa “jalan-jalan” ke galeri tanpa harus meninggalkan sofa rumahmu.

Kamu mungkin bisa membayangkan memasuki sebuah galeri seni tanpa harus keluar rumah. Cukup pakai headset VR, tiba-tiba kamu sudah berdiri di depan lukisan-lukisan yang memanjakan mata dan menggelitik emosi. Itulah yang kini dikenal sebagai Virtual Reality (VR) Exhibition, tren pameran seni virtual ini semakin ramai diadakan, termasuk di Indonesia.

Nah, buat HEALMates yang ingin tahu lebih dalam mengenai VR Exhibition, yuk kita bahas selengkapnya di artikel ini!

Dari Kanvas ke Metaverse: Pergeseran Ruang Seni

Seperti yang HEALMates ketahui, dulu karya seni hanya bisa dinikmati di ruang fisik,  kanvas di galeri, patung di museum, atau mural di dinding kota. Tapi, perkembangan teknologi yang demikian pesat kini telah membawa seni ke level baru. Dunia digital memungkinkan seniman dan penikmat seni untuk bertemu di ruang virtual tanpa batas geografis.

Lalu, apa bedanya VR Exhibition dengan pameran online biasa? Pameran online umumnya berupa foto atau katalog digital yang kita scroll di layar. Sementara itu, VR Exhibition justru menawarkan pengalaman imersif. Dengan headset VR atau bahkan hanya lewat layar laptop dan HP, kita bisa masuk ke ruang tiga dimensi, seolah-olah kita juga sedang “berjalan” di dalam galeri.

Metaverse kemudian jadi panggung baru bagi seniman. Kalau dulu kanvas adalah medium utama, kini seniman bisa melukis dengan brush digital, membuat instalasi 3D, atau bahkan karya interaktif yang hanya bisa dinikmati secara virtual.

Contoh Art VR Exhibition 2025

Berikut ini beberapa contoh Art VR Exhibition yang bisa kamu jadikan referensi nih, HEALMates.

1. Théâtre des Lumières – Seoul, Korea Selatan

Salah satu art exhibition yang diadakan melalui teknologi VR yakni Théâtre des Lumières di Seoul, Korea Selatan. Di sini, kamu bisa merasakan pengalaman imersif karya-karya menakjubkan dari para maestro sejarah seni dunia yang diproyeksikan di ruang teater besar. Kamu dapat merasakan keindahan karya seni tersebut melalui teknologi VR yang canggih.

2. Tate Modern – London, Inggris

Tate Modern di London juga menyajikan gabungan pameran retrospektif Modigliani dengan pengalaman VR yang memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi studio seni Modigliani secara virtual. Hal ini tentunya dapat memberikan perspektif baru tentang proses kreatif sang seniman.

3. Eclipso – Paris, Prancis

Eclipso di Paris menawarkan pengalaman VR yang membawa kamu bisa kembali ke abad ke-14 dan menjelajahi citadel Carcassonne yang megah melalui teknologi VR yang imersif. lho. Menarik sekali ya, HEALMates. Teknologi ini bisa memberikan wawasan mendalam tentang sejarah dan arsitektur abad pertengahan.

4. Void Vision – Malang, Jawa Timur

Selain di luar negeri, VR Exhibition ini juga sudah mulai jadi tren di Indonesia, lho. Salah satunya yakni Void Vision di Malang, Jawa Timur yang merupakan pameran seni digital imersif. Pameran virtual ini menampilkan karya seni interaktif dalam ruang VR di mana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan karya seni dan menciptakan pengalaman yang personal dan mendalam.

5. Art Moments – Jakarta

Art Moments di Jakarta mengadakan pameran seni kontemporer yang mencakup instalasi VR sehingga pengunjung dapat menjelajahi karya seni dalam ruang virtual yang inovatif.

Seni sebagai Ruang Aman Psikologis

Di balik tren VR Exhibition, ada dimensi menarik yang bisa kaji nih, HEALMates. Seni nyatanya tidak sebatas soal estetika, lebih dari itu, seni juga bisa jadi ruang aman psikologis yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental.

  • Ruang Lepas dari Riuh Digital

Menariknya, di tengah banjir informasi media sosial, VR Exhibition justru menawarkan ruang yang lebih tenang. Penonton bisa fokus pada karya, tanpa iklan atau notifikasi yang mengganggu.

  • Terapi Visual

Warna, bentuk, dan interaksi visual dalam pameran VR bisa membantu meredakan stres. Beberapa penelitian juga menyebut pengalaman seni digital punya efek relaksasi, mirip dengan meditasi ringan.

  • Aksesibilitas

Bagi orang yang cemas berkerumun atau sulit mobilitas, VR Exhibition ini bisa jadi ruang aman. Mereka bisa menikmati seni tanpa tekanan sosial atau hambatan fisik harus bertemu dengan banyak orang.

  • Ruang Ekspresi Baru

Adanya tren VR Exhibition ini bisa jadi wadah baru bagi seniman untuk berkarya. Seni di metaverse memungkinkan mereka bereksperimen tanpa batas material. Dengan kata lain, seni di ruang virtual bisa menjadi semacam safe zone psikologis, tempat orang beristirahat sejenak dari dunia nyata yang penuh tekanan.

Apakah VR Exhibition akan Menggantikan Pameran Fisik? 

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, “Apakah VR Exhibition ini akan menggantikan pameran fisik?” Jawabannya sepertinya tidak. Meski tren ini sudah mulai banyak dilakukan di berbagai negara, namun pameran langsung juga memiliki kekuatan tersendiri yang tidak bisa digantikan. 

Sebaliknya, Keduanya justru bisa saling melengkapi. Pameran fisik tetap menawarkan keaslian dan keintiman, sementara VR Exhibition dapat membuka akses lebih luas dan menghadirkan ruang eksplorasi baru. Meskipun skalanya masih terbatas, namun tren ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah berada di jalur yang sama dengan tren global di mana seni tak lagi terbatas pada ruang fisik.

Bagi seniman, ini adalah kesempatan emas untuk menjangkau audiens global. Bagi penonton, ini adalah cara baru menikmati seni tanpa batas ruang. Sementara itu, bagi masyarakat luas, VR Exhibition bisa jadi ruang aman psikologis, sebuah jeda dari kebisingan dunia nyata. (RIW)

Bagikan :
Intip Tren VR exhibitions, Metamorfosa Galeri Seni di Era Teknologi

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa