Bagi banyak orang, pagi hari rasanya belum sempurna tanpa tanpa secangkir kopi hangat. Aroma kopi yang baru diseduh, uap yang perlahan naik, lalu seruputan pertama yang terasa hangat dan menenangkan. Semua itu seperti ritual kecil sebelum menghadapi hari yang panjang dan sibuk.
Tapi, pernah nggak sih HEALMates bertanya-tanya, kenapa kopi di pagi hari bisa bikin mood dan fokus meningkat? Ternyata, efek kopi bukan cuma sugesti atau kebiasaan semata, lho HEALMates. Ada penjelasan psikologis dan ilmiahnya kenapa kopi hangat di pagi hari bisa bikin mood dan fokusmu meningkat. Yuk, kita kupas selengkapnya dalam artikel berikut ini!
Kafein Bukan Sekadar Bikin Melek
HEALMates tentu tahu bahwa kopi mengandung kafein, zat stimulan yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat manusia. Menurut para ahli psikologi dan neuropsikologi, kafein bisa bekerja dengan cara menghambat adenosin atau zat kimia di otak yang bertanggung jawab terhadap rasa kantuk dan lelah. Jadi, ketika adenosin “diblokir”, otak kita menjadi lebih waspada. Inilah alasan mengapa setelah minum kopi, kita merasa lebih terjaga dan fokus.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam European Heart Journal pada Januari 2025 menunjukkan bahwa konsumsi kafein di rentang waktu pagi, sekitar pukul 7 hingga 9, memang terbukti membantu meningkatkan kewaspadaan, efisiensi kerja yang lebih baik, serta berkurangnya kecenderungan overthinking. Temuan ini seolah menguatkan bahwa kebiasaan minum kopi pagi yang telah lama menjadi ritual banyak orang di berbagai belahan dunia.
Nggak cuma itu HEALMates. Kafein juga merangsang pelepasan neurotransmitter seperti dopamin dan norepinefrin yang berperan besar dalam mengatur suasana hati dan motivasi. Itulah alasan kenapa kopi bisa bikin mood kita jadi lebih positif, lebih bersemangat, dan lebih siap menghadapi tugas-tugas di pagi hari.
Menurut banyak psikolog, di pagi hari, kita melewati fase transisi kondisi mental yang penting, dari keadaan istirahat menuju mode produktif. Karena itulah, otak seringkali membutuhkan stimulus yang cukup agar tidak “kaget”. Nah, kafein bisa membantu proses ini dengan meningkatkan kewaspadaan secara bertahap. Dalam takaran yang wajar, kafein bisa membantu:
- Mengurangi perasaan lesu dan murung di pagi hari.
- Meningkatkan perasaan optimis dan siap beraktivitas.
- Membantu regulasi emosi ringan, terutama pada orang yang terbiasa minum kopi.
Nggak heran ya, HEALMates kalau banyak orang merasa lebih “ramah”, lebih sabar, dan lebih stabil emosinya setelah menyeruput secangkir kopi di pagi hari.
Efek Psikologis dari Ritualnya
Menariknya, manfaat kopi juga nggak hanya dari efek kafeinnya saja, lho. Ritual membuatnya juga jadi semacam aktivitas yang meningkatkan mood kita. Proses membuat kopi, duduk sejenak, lalu menikmatinya sedikit demi sedikit ternyata bisa menenangkan secara psikologis.
Ritual pagi seperti ini membantu otak memberi sinyal bahwa kita sedang beralih dari mode istirahat ke mode aktif. Bahkan, beberapa studi psikologi juga menunjukkan bahwa rutinitas kecil yang konsisten ini dapat meningkatkan rasa kontrol dan keamanan emosional, lho.
Jadi, Benarkah Kopi Pagi Bikin Mood dan Fokus Meningkat?
Jawabannya adalah iya, dalam batas yang sehat. Secangkir kopi hangat di pagi hari bisa membantu meningkatkan suasana hati, fokus, dan kesiapan mental menghadapi hari-hari yang sibuk. Meski begitu, perlu dicatat ya HEALMates bahwa kafein bukan solusi untuk manajemen stress yang sehat. Jika dikonsumsi berlebihan atau dijadikan “penopang utama” untuk bertahan hidup, efeknya justru bisa berbalik bagi kesehatan. Idealnya, kopi dinikmati hanya sebagai pendukung, bukan penambal kelelahan. (RIW)

