Logo Heal

EAT, TRAVEL & ENTERTAINMENT

Eat, Travel & Entertaiment

Rokez Roti Keset: Kisah Inspiratif Single Mom yang Berhasil Bangkit dari Krisis Hidup

Rokez Roti Keset

Oleh :

Kalau bicara soal perjalanan menuju sukses, nama Dian Dwi Agustin mungkin belum sering mampir di telinga banyak orang. Tapi begitu dengar kisah hidup dan perjuangannya, HEALMates akan sadar kalau perempuan ini layak diingat. Dari dapur kecil di Bandar Lampung, ia membangun dua brand kuliner yang kini cukup dikenal, Sambel Alu dan Rokez (Roti Keset). Dua nama yang jadi bukti kalau tekad dan kerja keras bisa mengubah hidup siapa pun, bahkan dari titik terendah sekalipun.

Dian adalah seorang single mom yang mengubah krisis pribadi menjadi peluang. Ia bahkan berhasil melunasi hutang ratusan juta rupiah dan membangun Rokez menjadi brand roti keset yang punya ratusan karyawan. Penasaran seperti apa jatuh bangun single mom ini dalam membangun bisnis dan kemandirian finansialnya? Yuk, HEALMates kita kupas selengkapnya dalam artikel berikut!

Dari Titik Terendah hingga Menuju Kesuksesan

Dian tidak lahir di puncak. Menurut beberapa pemberitaan, ia bahkan sempat terjerat beban keuangan besar. Sebelum dikenal lewat dua usahanya yang kini ramai pelanggan, Dian Dwi Agustin pernah jatuh bangun di dunia bisnis. Ia sudah lebih dulu mencicipi pahitnya gagal, bahkan sempat merasakan kebangkrutan. Tapi bukannya berhenti, Dian justru menjadikan setiap kegagalan itu sebagai “guru” yang membentuknya jadi lebih kuat. Ia percaya, kalau gagal adalah bagian dari tiket menuju keberhasilan, cuma bedanya, kita nggak pernah tahu kapan tiket itu bisa digunakan.

Perjalanan barunya pun dimulai di Kota Tapis Berseri, Bandar Lampung, sekitar tahun 2016. Dengan modal seadanya dan tempat sewaan yang jauh dari kata mewah, Dian memulai bisnis kecil sambil tetap menjalani perannya sebagai ibu rumah tangga. Tak ada tim, tak ada investor, cuma ada tekad dan sedikit rasa nekat yang entah datang dari mana.

Dari sinilah titik baliknya muncul. Sekitar tahun 2016–2017, Dian mulai memanfaatkan WhatsApp untuk berjualan dan siapa sangka bisnis kulinernya tumbuh pesat hingga membuka beberapa cabang di lokasi strategis.

Rokez bukanlah roti biasa, melainkan “roti keset” yang tengah tren di Lampung dan akhirnya populer juga di luar Lampung. Nama awalnya “Roti Keset Anget”, kemudian karena kendala merek dagang namanya pun diubah menjadi “Rokez”, kombinasi dari “Roti Keset” dengan huruf “Z” agar lebih catchy. 

Rahasia Rokez Banyak Diminati

Kenapa Rokez cepat jadi pembicaraan dan banyak diminati? Ada beberapa rahasia utama dan mungkin bisa kita pelajari saat membangun bisnis nih, HEALMates.

1. Produk Unik dan Berkualitas

Roti Keset mungkin terdengar sederhana, tapi Rokez membedakan dirinya lewat topping yang melimpah, tekstur lembut, varian rasa yang beragam, dan konsep “buah tangan istimewa”. “Kami selalu memilih bahan-bahan premium untuk menghadirkan roti yang istimewa dan lezat,” ungkapnya dalam sebuah wawancara media.

2. Branding Lokal yang Khas

Roti Keset memang memfokuskan brandingnya pada kuliner lokal yang khas. Meski begitu, brand ini juga memiliki visi yang “menghubungkan keakraban” lewat roti. Jadi, roti jadi semacam medium kebahagiaan bagi penikmatnya.

3. Pelayanan yang Hangat 

Salah satu ulasan menyebut bahwa pelanggan merasa “diperlakukan seperti keluarga”, bukan sekadar konsumen. Rokez juga mengoptimalkan media sosial dan sistem reseller agar jangkauannya melebar dengan cepat.

4. Manajemen Keuangan dan Operasional yang Disiplin

Hal terpenting dalam membangun sebuah bisnis tentunya manajemen keuangan dan operasional yang baik. Nah, dalam bisnis ini Dian tidak langsung ambil dividen besar saat mulai naik. Sebaliknya, ia malah mengutamakan reinvestasi dan efisiensi di supply chain untuk menahan beban. Hasilnya? Rokez tumbuh dari gerai lokal menjadi brand yang punya banyak karyawan, bahkan lebih dari 300 orang. 

Single Mom Tidak Lemah

Sebagai seorang ibu tunggal, tantangannya bukan hanya soal bisnis. Ada tanggung jawab rumah tangga, pengaturan waktu untuk anak, tekanan sosial, dan keraguan diri yang sering muncul di internal. Tapi, Dian meyakini bahwa tanggung jawab itu bisa jadi “mesin pendorong” dan bukan hambatan.

Dia memilih untuk memakai situasinya sebagai motivasi. Pemikiran semacam ini membuat ia memilih bisnis yang bisa scalable, punya potensi ekspansi, dan bisa mempekerjakan banyak orang, jadi bukan sekadar mencari penghasilan, tapi membangun sistem.

Meski begitu, perjalanan bisnis Dian tidak selalu manis seperti aroma roti keluar dari oven. Di tengah proses membangun usahanya, ia juga sempat kehilangan sosok sahabat yang dulu jadi rekan seperjuangan di bisnis. Namun cobaan tak berhenti di situ, ia juga harus menanggung utang sahabatnya yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Bagi banyak orang, itu mungkin jadi alasan untuk menyerah. Tapi tidak bagi Dian. Ia memilih menanggung beban itu sendirian, bukan karena punya uang lebih, melainkan karena ia ingin menjaga nama baik keluarga sahabatnya dan membalas kebaikan yang pernah diberikan. Sebuah keputusan yang lahir bukan dari perhitungan untung-rugi, tapi dari hati yang tahu bagaimana rasanya kehilangan.

Sebagaimana hukum alam bekerja diam-diam, ketulusan itu akhirnya berbalik jadi keberkahan. Perlahan tapi pasti, bisnis Rokez justru tumbuh semakin kuat. Dari dapur kecil tempat ia meracik adonan, kini Rokez menjelma jadi usaha besar dengan cabang di berbagai tempat. 

Pada akhirnya, kisah Dian bukan sekadar bisnis roti yang laku keras atau utang yang lunas, tapi tentang bagaimana tekad dan kebaikan bisa jadi resep paling ampuh untuk bertahan hidup. Kalau hidup diibaratkan oven, mungkin kita semua pernah jadi adonan yang dipanggang terlalu lama. Tapi lihatlah Dian, dari panas yang menyakitkan itu, ia justru mengembang jadi roti empuk bernama keberhasilan. Kadang, hal paling manis memang datang setelah kita berani melewati yang paling pahit. Sangat inspiratif ya, HEALMates! (RIW)

Bagikan :
Rokez Roti Keset

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa