Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Meski demikian, di Indonesia akses terhadap perawatan dan terapi kesehatan mental masih cukup terbatas. Tak hanya itu, banyak orang juga beranggapan bahwa layanan kesehatan mental di pusat kesehatan terbilang mahal sehingga memeriksakan kesehatan mental menjadi salah satu barang mewah bagi sebagian kalangan. Hal ini jugalah yang kerap membuat keluarga dari orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) lebih memilih beralih ke pengobatan alternatif lantaran mahalnya biaya perawatan bagi mereka.
Lalu, apakah benar biaya kesehatan mental di Indonesia mahal? Apa saja faktor yang menyebabkan biaya kesehatan mental di Indonesia mahal? Agar HEALMates tidak bingung, berikut ini kita akan membahas penyebab tingginya biaya terapi kesehatan mental, kisaran harga yang perlu disiapkan, perbandingan dengan biaya di luar negeri, serta bagaimana BPJS Kesehatan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ini.
Penyebab Biaya Terapi Kesehatan Mental yang Tinggi
Beberapa faktor menjadi penyebab kenapa biaya terapi kesehatan mental di Indonesia masih terbilang tinggi untuk beberapa kalangan. Beberapa di antaranya yakni sebagai berikut.
- Keterbatasan Jumlah Profesional Kesehatan Mental
Berdasarkan Jumlah psikiater dan psikolog di Indonesia masih terbatas, terutama di daerah-daerah terpencil. Hal ini menyebabkan tingginya biaya konsultasi karena permintaan yang tinggi dan keterbatasan tenaga ahli.
- Biaya Operasional Fasilitas Kesehatan
Rumah sakit dan klinik swasta seringkali membebankan biaya operasional yang tinggi kepada pasien, termasuk biaya sewa tempat, gaji tenaga medis, dan fasilitas lainnya.
Kisaran Biaya Konsultasi Psikolog dan Psikiater di Indonesia
Biaya konsultasi dengan psikolog dan psikiater di Indonesia pada dasarnya cukup bervariasi tergantung lokasi dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Berdasarkan sejumlah sumber yang ada, kisaran biaya konsultasi psikolog antara Rp100.000 hingga Rp750.000 per sesi, tergantung kota dan fasilitas. Misalnya, di Jakarta biaya berkisar antara Rp190.000 hingga Rp750.000, sedangkan di Yogyakarta sekitar Rp145.000.
Sementara itu, biaya konsultasi psikiater di rumah sakit pemerintah berkisar antara Rp100.000 hingga Rp500.000, sedangkan di rumah sakit swasta atau klinik bisa mencapai Rp300.000 hingga Rp1.000.000 per sesi .
Eits, biaya-biaya tersebut tentunya belum termasuk biaya obat-obatan untuk gangguan mental seperti antidepresan atau antipsikotik yang juga dapat menambah beban finansial pasien.
Perbandingan Biaya dengan Negara Lain
Di beberapa negara maju, biaya terapi kesehatan mental juga cenderung lebih tinggi, namun didukung oleh sistem asuransi kesehatan yang komprehensif. Di Amerika Serikat misalnya, biaya konsultasi psikolog dapat mencapai USD100 hingga USD250 per sesi. Namun, dengan asuransi kesehatan yang baik, pasien hanya perlu membayar sebagian kecil dari biaya tersebut. Sementara itu, di Inggris terapi psikologis bisa diakses melalui sistem NHS sehingga layanannya gratis atau biayanya tidak terlalu tinggi.
Akses Terapi Kesehatan Mental Menggunakan BPJS Kesehatan
Nah, HEALMates bisa bernafas lega karena layanan perawatan kesehatan mental di Indonesia ini juga bisa diakses dengan BPJS Kesehatan. Dilansir dari laman resminya, BPJS Kesehatan memberikan jaminan biaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan mental melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Perlindungan ini bertujuan agar setiap pasien bisa mendapatkan perawatan yang dibutuhkan tanpa terbebani biaya tinggi.
Layanan kesehatan mental yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan difokuskan pada aspek rehabilitasi dan kuratif. Pasien dapat menerima berbagai bentuk terapi, termasuk terapi medikasi untuk membantu mengatasi gejala gangguan mental yang dialami. Namun, penting untuk dicatat bahwa perlindungan ini hanya berlaku bagi peserta BPJS Kesehatan yang memiliki status keanggotaan aktif.
Meski BPJS menanggung pengobatan dasar dan terapi medikasi, ada beberapa layanan yang tidak termasuk dalam cakupan jaminan, seperti psikoterapi lanjutan dan pemeriksaan penunjang tertentu, misalnya ECT (Electroconvulsive Therapy) maintenance rawat jalan dan rTMS (Repetitive Transcranial Magnetic Stimulation). Oleh karena itu, pasien yang membutuhkan prosedur ini harus menanggung biayanya sendiri.
Adapun prosedur untuk mengakses layanan kesehatan mental dengan BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut.
- Kunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP): Pasien harus mengunjungi puskesmas atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS untuk mendapatkan layanan awal.
- Dapatkan Rujukan ke Rumah Sakit: Jika diperlukan, dokter di FKTP akan memberikan surat rujukan ke rumah sakit yang memiliki layanan psikologi atau psikiatri.
- Konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater: Pasien dapat melakukan konsultasi tanpa biaya tambahan, asalkan sesuai dengan indikasi medis dan diagnosis dokter .
Meski begitu, perlu dicatat bahwa tidak semua fasilitas kesehatan memiliki layanan psikologi atau psikiatri. Oleh karena itu, kita juga perlu memastikan terlebih dulu bahwa layanan yang kita tuju melayani perawatan dengan BPJS Kesehatan.
Nah, itulah ulasan mengenai biaya kesehatan mental di Indonesia yang masih dianggap mahal yang perlu HEALMates ketahui. Penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan memastikan bahwa layanan terapi dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa terkendala oleh faktor ekonomi. (RIW)

