Logo Heal

ART, MONEY & TECHNOLOGY

Art, Money & Technology

Stres karena Keuangan? Begini Langkah Tepat Mengelolanya

Stres karena Keuangan? Begini Langkah Tepat Mengelolanya

Oleh :

HEALMates, pernahkah kamu merasa deg-degan setiap kali membuka aplikasi mobile banking? Atau mungkin tidur jadi kurang nyenyak gara-gara mikirin cicilan yang tidak ada habisnya? Tenang, kamu tidak sendirian. 

Stres soal uang memang seringkali dialami oleh banyak orang. Sudah bukan rahasia lagi bahwa uang sering kali jadi sumber stres terbesar dalam hidup banyak orang. Bukan cuma bikin cemas, masalah keuangan juga bisa memicu ketegangan dengan pasangan. Kalau dibiarkan terus-menerus, masalah uang juga bisa mengganggu kesehatan mental dan fisik kita.

Melihat utang menumpuk sementara cicilan bulanan terasa berat bisa menimbulkan rasa putus asa, bahkan berdampak serius pada kualitas hidup. Tapi kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan lebih baik sekaligus mengurangi stres finansial. 

Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Stres

Beberapa langkah konkret yang bisa kamu lakukan untuk mengelola keuangan agar terhindar dari stres finansial adalah sebagai berikut. 

1. Cek Kondisi Keuanganmu

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi keuangan kamu terlebih dulu. Cobalah untuk menanyakan ke diri sendiri, 

  • Berapa banyak yang kamu tabung dan berapa utangmu?
  • Apakah pengeluaranmu lebih besar dari pemasukan?
  • Apakah semua tagihan sudah terbayar tepat waktu?

Ingat, kamu perlu jujur dalam menjawab pertanyaan ini. Mulailah dengan memeriksa arus kas kamu, mulai dari uang masuk, uang keluar, lalu lihat bagian mana yang bisa dikurangi agar ada ruang untuk menabung. Kemudian, catat semua utang beserta jenisnya, bunga pinjaman, dan jatuh temponya. Jangan lupa masukkan biaya rutin seperti listrik, air, internet, dan kebutuhan pokok. Pastikan kamu punya cadangan dana tunai atau aset likuid untuk menghadapi situasi darurat, ya HEALMates. 

2. Pahami Mana yang Bisa Kamu Kendalikan

Kondisi keuangan memang sering kali naik-turun dan itu di luar kendali kita. Namun, jika berbicara masalah keuangan pribadi, kita tentu bisa mengendalikannya. Salah satunya yakni dengan membuat rencana keuangan yang solid. Kalau memungkinkan, HEALMates juga bisa melakukan konsultasi dengan perencana keuangan atau akuntan untuk menghitung kebutuhan pensiun, tabungan, serta target investasi. Dari situ, kamu bisa bangun portofolio investasi yang sesuai.

Rencana ini akan membantumu tetap tenang ketika kondisi keuangan secara makro ekonomi sedang gonjang-ganjing. Ingat, jangan panik hanya karena ada perubahan market yang cepat. Kamu bisa lakukan evaluasi rencana keuangan jangka panjang dan pendek secara rutin. Misalnya ketika ada perubahan besar dalam hidup, seperti menikah, bercerai, punya anak, atau kehilangan pekerjaan.

3. Kendalikan Belanja di Luar Rencana

Salah satu penyebab keuangan bocor adalah belanja impulsif. Untuk mencegahnya, coba biasakan hanya membawa uang tunai sesuai kebutuhan. Tinggalkan kartu debit atau kredit di rumah agar kamu tidak tergoda membeli barang di luar anggaran. Dengan begitu, belanja jadi lebih terarah sesuai bujet yang sudah ditentukan.

4. Pangkas Pengeluaran yang Tidak Perlu

Coba evaluasi pengeluaran bulananmu. Apakah ada cicilan yang sebenarnya bisa dikurangi, seperti mobil dengan biaya tinggi atau barang mewah yang jarang terpakai? Kalau iya, pertimbangkan untuk menutupnya dan alihkan dana tersebut ke pos yang lebih penting.

Selain itu, mulailah mengubah kebiasaan boros dengan cara sederhana, misalnya tidak membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan atau mengganti produk rumah tangga dengan merek yang lebih terjangkau.

5. Jaga Kesehatan Fisik, Mental, dan Emosional

Mengatur keuangan itu penting, tapi menjaga diri juga tidak kalah penting. Olahraga dan pola makan sehat terbukti ampuh mengurangi stres. Sekadar jalan kaki atau jogging juga bisa meningkatkan energi dan memperbaiki suasana hati. 

Menurut Anxiety and Depression Association of America, olahraga dapat mengurangi rasa lelah, meningkatkan konsentrasi, dan membantu tidur lebih nyenyak. Selain itu, kamu juga bisa mencoba menyisihkan waktu untuk diri sendiri untuk melakukan aktivitas seperti:

  • Meditasi atau yoga;
  • Membaca buku yang sudah lama ingin kamu tamatkan;
  • Bertemu teman atau keluarga untuk sekadar berbincang. 

Meski begitu, upayakan untuk tidak terlalu sering mengecek kondisi keuangan atau portofolio investasi Anda. Sebab, hal ini justru bisa jadi pemicu stres. Lalu, jika stres terasa makin berat, jangan ragu cari bantuan profesional kesehatan mental. 

6. Manfaatkan Teknologi dan Otomatisasi

Seiring dengan kemajuan teknologi, HEALMates sudah tidak perlu lagi repot untuk mengatur pembukuan maupun pengelolaan anggaran secara manual. Sebab, saat ini sudah banyak aplikasi atau fitur autopay yang bisa membantu HEALMates dalam mengelola keuangan. Hal ini juga bisa jadi salah satu cara mengurangi stres finansial, yakni dengan mengotomatiskan pengelolaan uang. Anda bisa memanfaatkan teknologi dan otomatisasi dengan cara berikut:

  • Gunakan fitur autopay untuk membayar tagihan rutin agar tidak lupa.
  • Atur tabungan otomatis ke rekening khusus dana darurat.
  • Coba aplikasi gratis untuk melacak pengeluaran dan menemukan pos mana yang bisa ditekan.
  • Aktifkan notifikasi dari bank atau kartu kredit agar segera tahu jika ada transaksi mencurigakan.

Intinya, buat sistem yang bisa berjalan otomatis sehingga kamu tidak harus terus-menerus khawatir. Dengan perencanaan dan manajemen keuangan yang konsisten, kamu bisa tetap tenang meski kondisi ekonomi naik-turun.

Mengatur uang memang bukan hal mudah, tapi juga bukan sesuatu yang mustahil. Dengan langkah kecil yang konsisten, kamu bisa mengurangi stres keuangan dan menjalani hidup dengan lebih lega.

Keuangan Sehat, Mental Pun Lebih Tenang

HEALMates mungkin pernah dengar istilah “uang bukan segalanya, tapi hampir semua butuh uang”.  Nah, kalimat itu memang ada benarnya. Bukan berarti kita harus mengejar harta tanpa henti. Tapi kenyataannya, cara kita mengelola uang punya dampak besar pada ketenangan pikiran dan kualitas hidup sehari-hari.

Ketika kondisi keuangan teratur, tagihan terbayar tepat waktu, tabungan darurat tersedia, dan pengeluaran lebih terkontrol, maka pikiran pun terasa lebih lega. Kita bisa fokus menjalani aktivitas tanpa dihantui rasa cemas soal hutang menumpuk atau saldo rekening yang terus menipis. Sebaliknya, kalau keuangan berantakan, stres bisa muncul kapan saja. Masalah kecil bisa terasa lebih berat hanya karena ada beban finansial di belakangnya.

Banyak penelitian juga menunjukkan adanya hubungan erat antara kesehatan finansial dan kesehatan mental. Misalnya, orang yang mengalami kesulitan ekonomi cenderung lebih rentan mengalami kecemasan, gangguan tidur, bahkan depresi. Semua itu bisa berawal dari hal sederhana, seperti kebiasaan belanja yang tidak terkontrol, menunda pembayaran tagihan, atau tidak punya perencanaan keuangan yang jelas.

Itulah mengapa penting untuk membiasakan diri mengelola pengeluaran dengan lebih cerdas. Bukan soal melarang diri untuk bahagia atau berbelanja sama sekali, tapi lebih kepada menyeimbangkan antara kebutuhan, keinginan, dan kemampuan. Dengan begitu, kita tetap bisa menikmati hidup tanpa harus mengorbankan ketenangan pikiran.

Pada akhirnya, mengatur uang bukan hanya tentang angka di rekening, tapi juga tentang merawat diri. Keuangan yang sehat sama artinya dengan memberikan ruang bagi mental kita untuk beristirahat, merasa aman, dan siap menghadapi berbagai tantangan hidup. Jadi, yuk mulai sekarang lebih bijak dalam mengatur uang demi hati yang lebih damai, hidup yang lebih ringan, dan masa depan yang lebih terjamin. (RIW)

Bagikan :
Stres karena Keuangan? Begini Langkah Tepat Mengelolanya

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa