Logo Heal

MENTAL HEALTH

Mental Health

Menemukan Jalan Kesembuhan dari Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD)

Oleh :

Dalam perjalanan hidup, kita sering dihadapkan pada berbagai rintangan dan tantangan yang membuatnya tidak selalu berjalan mulus. Setiap individu menghadapi variasi masalah yang unik, dari masalah pribadi hingga masalah yang melibatkan hubungan sosial dan lingkungan sekitar menimbulkan pemikiran negatif dalam diri. Tidak dapat dijelaskan bahwa intensitas dan kompleksitas kehidupan membentuk bagian integral dari pengalaman manusia, dan bagaimana kita merespons serta mengatasi ketidaksempurnaan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan pribadi dan kesejahteraan kita dapat menyebabkan OCD karena adanya perasaan yang mengelilinginya.

Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD) dapat menjadi tantangan yang mengubah hidup, mempengaruhi berbagai aspek keseharian seseorang. Meskipun gejalanya dapat bervariasi, perasaan cemas yang intens dan ritual kompulsif yang menghambat fungsi normal seringkali merupakan ciri khas OCD. Penanganan yang tepat dan mendalam diperlukan untuk mencapai jalan penyembuhan, yang melibatkan kombinasi terapi kognitif perilaku, dukungan sosial, dan mungkin pengobatan farmakologis. Bagaimana seseorang dapat menjalani proses penyembuhan ini dengan efektif, mengatasi hambatan internal, dan menemukan keseimbangan yang diperlukan untuk mengembalikan kualitas hidup mereka, merupakan esensi dari penelusuran “jalan penyembuhan gangguan OCD”.

Obsesive Compulsive Disorder atau (OCD) adalah gangguan psikologi yang muncul dari pemikiran obsesif berulang yang tidak dapat dikendalikan, menyebabkan kecemasan. Kompulsif adalah keinginan yang tidak terganggu untuk melakukan sesuatu. Gangguan ini menimbulkan gejala kegelisahan yang berlebihan, termanifestasi dalam sikap berlebihan dalam kehidupan sehari-hari.

Di bangku perkuliahan, peneliti mendapatkan materi bahwa kelainan itu disebut sebagai gangguan obsesif kompulsif. Dalam teori tersebut dijelaskan bahwa penderita OCD menyadari akan abnormalitas perilakunya, dia menyadari dan menginginkan untuk tidak melakukannya. Namun mereka tidak bisa menahan diri untuk berhenti melakukan perilaku tersebut. Gangguan OCD dapat mengganggu kehidupan sehari-hari subjek, baik dari segi hubungan interpersonal, intrapersonal, maupun sosial.

Menurut psikolog ada banyak faktor seseorang mengalami OCD seperti memiliki jiwa yang rapih, teliti, ataupun perfeksionis, faktor lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan, neuropsikoterapi, pemikiran dan emosi yang negatif, masalah kesehatan mental lainnya yang akhirnya memicu OCD, adanya trauma.

Berikut penjelasan faktor seseorang dapat terjadinya OCD

Faktor Jiwa Rapih, Teliti, dan Sempurna

Orang yang rapih, teliti, dan perfeksionis cenderung memiliki standar kegiatan dalam kehidupan yang sangat tinggi dalam menjalani hari harinya. Ketika keinginan untuk kesempurnaan tersebut berlebihan, mereka dapat menjadi lebih rentan terhadap gangguan obsesif kompulsif (OCD). Rasa ingin memiliki kontrol penuh dan keinginan untuk menyelaraskan segalanya dengan sempurna dapat menjadi pemicu bagi perkembangan OCD pada individu yang cenderung perfeksionis.

Faktor Lingkungan Keluarga

Lingkungan keluarga yang penuh tekanan atau memiliki kecenderungan kontrol yang tinggi terhadap anaknya dapat memengaruhi perkembangan gangguan OCD tersebut. Selain itu dari genetik salah satu orang tuanya dapat diturunkan kepadamu anak ataupun anak hanya sekedar melihat tingkah kebiasaan orang tuanya. Pola komunikasi keluarga yang tidak baik dilengkapi konflik dapat memicu OCD.

Faktor Lingkungan Pertemanan

Hampir sama dengan faktor keluarga, jika teman menunjukkan perilaku OCD dapat terpengaruh. Ketika membandingkan dengan teman yang terlihat lebih sempurna kita menjadi iri sehingga berusaha melakukan kegiatan untuk menjadi sempurna ini dapat memicu OCD.

Faktor Pemikiran dan Emosi yang Negatif

Ketika seseorang memikirkan sesuatu yang negatif sering kali terkait dengan ketidakpastian dapat memicu OCD misalnya, pemikiran obsesif tentang apakah tangan yang kia cuci sudah bersih sehingga ia akan melakukan berulang kali.

Pemikiran emosi negatif sering dikaitkan dengan kecemasan yang tinggi. Individu dengan OCD sering mengalami obsesi, yaitu pikiran atau impuls yang menimbulkan kecemasan yang signifikan.

Faktor Malalah kesehatan Mental Lain

Ketika seseorang sedang memiliki masalah kesehatan mental contohnya kecemasan berlebihan atau depresi dapat meningkatkan tekanan dalam diri menimbulkan stres sehingga menyebabkan gejala OCD secara intens. Selain itu, mengonsumsi kimia mempengaruhi perubahan struktur otak akan berhubungan dengan OCD.

Jika telah terjadi masalah kesehatan mental sangat penting untuk ditangani untuk mencegah kepadahan OCD ataupun penyebaran masalah kesehatab mentak lainnya. Sehingga dari diri sendiri maupun orang sekitar perlu menanganinya sebagai berikut:

Cara pertama dalam menempuh kesembuhan yaitu dengan konsultasi kepada psikolog. Dalam penelitian Amdan, P.Y., J.R. Suminar., Aristi, Nindi (2012). Yaitu metode yang dilaksanakan oleh psikolog di HSA untuk penyembuhan seseorang yang OCD dengan metode psikoanalitik, medikasi, metode agama, alat teknologi modern (IT), metode relaksasi, metode direktif, temu bual motivasional, berolahraga dan mengendalikan perasaan cemas.

Hal kedua yang penting dilakukan yaitu dukungan keluarga. Dalam penelitian Herdi indardi (2016) Menunjukkan bahwa salah satu cara yang baik berdasarkan saran psikolog yaitu dengan komunikasi tatap muka karena dengan seseorang yang sedang mengalami OCD akan merasa diperhatikan oleh orang tuanya mengingat orang tua adalah lapisan kekuatan utama anak. Orang tua harus memberikan kenyaman dan menanyakan apa yang dibutuhkan oleh anak agar memilki kemajuan kesehatan dan meningkatkan harapan untuk kesembuhan.

Hal ketiga yang perlu dilakukan oleh orang sekitar yaitu harus menjaga perasaan seseorang yang mengalami OCD, diusahakan tidak membiarkan sendirian bahkan merasa kesepian, bersama untuk meluangkan waktu bersamanya untuk mendengarkan curahan hati, karena menurut psikoly seseorang mengalami masalah kesehatan mental karena kurang didengarkan. Berikan kepercayaan supaya selalu menghalau hal negatif supaya pikiran selalu jernih dengan selalu berkegiatan positif, dan mengajaknya perlahan menghindari OCD dengan intensitas apa yang dia suka.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan :

More Like This

Logo Heal

Kamu dapat menghubungi HEAL disini:

Heal Icon

0858-9125-3018

Heal Icon

00 31 (0) 6 45 29 29 12

Heal Icon

heal@sahabatjiwa.com

Copyright © 2023 HEAL X  Sahabat Jiwa